Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Tendangan Bebas Colongan Madrid, Sah atau Tidak?                 Oleh didin maulana

Bek Real Madrid, Nacho Fernandez, merayakan golnya ke gawang Sevilla.
VIVA.co.id – Tendangan bebas colongan yang dilakukan oleh bek Real Madrid, Nacho Fernandez, sedang menjadi bahasan hangat. Publik berdebat apakah gol Nacho ini sah atau tidak.
Ya, di laga melawan Sevilla, Minggu, 14 Mei 2017 atau Senin dini hari WIB, Madrid mendapatkan tendangan bebas saat pertandingan baru berlangsung 10 menit.
Wasit Undiano Mallenco kemudian menginstruksikan Nacho untuk menempatkan bola di tanda terjadinya pelanggaran. Secara tiba-tiba, Nacho melepaskan tendangan.
Bola meluncur sempurna ke gawang Sevilla. Mallenco mensahkan gol Nacho.
Para pemain Sevilla kemudian protes. Mereka menganggap gol itu tak sah karena sedang sibuk membentuk pagar betis.
Tapi, dilansir Marca, sebenarnya tak ada yang aneh dengan gol tersebut. Mallenco benar telah mensahkan gol Nacho.
“Bola tak bergerak ketika Nacho menembak. Aksi Nacho itu legal, keputusan Undiano juga benar,” kata mantan wasit LaLiga, Adunjar Oliver.
Dari peraturan sepakan bebas yang ditetapkan International Football Association Board (IFAB), sebuah lembaga yang menentukan laws of the game FIFA, menyatakan ada dua jenis sepakan bebas.
Pertama, adalah sepakan bebas cepat. Di situasi ini, wasit akan bertanya dahulu kepada pemain, apakah dia mau melepaskan sepakan bebas cepat atau tidak. Jika ya, maka wasit tak akan mengatur pagar betis.
Tapi, andai pemain ingin melakukan sepakan bebas seremonial, wasit harus membentuk pagar betis yang berjarak 9,15 meter dari bola. Tendangan juga dilakukan saat wasit meniup peluit. Jadi, dalam kasus ini, Nacho pastinya sudah menyatakan akan melakukan sepakan bebas cepat.

5 Hari Operasi Patuh Semeru di Surabaya, 7 Ribu Pelanggar Ditilang Imam Wahyudiyanta : Imam WahyudiyantaSurabaya – Operasi Patuh Semeru digelar selama 14 hari atau mulai 9-22 Mei 2017. Baru lima hari berlangsung, Polrestabes Surabaya sudah menilang 7 ribu pelanggaran.”7 Ribu, hampir 8 ribu pelanggaran yang kami tilang,” ujar Kaur Bin Ops Sat Lantas Polrestabes Surabaya AKP Warih Hutomo kepada wartawan, Senin (15/5/2017).Warih mengatakan, dalam satu hari pihaknya bisa melakukan penilangan terhadap 1.600 pelanggaran. Pada hari pertama, ada sekitar 725 pelanggaran yang ditilang dan jumlah itu terus meningkat pada hari berikutnya.Warih menambahkan, banyaknya pelanggaran yang ditemukan bisa jadi karena pihaknya dalam operasi kali ini menyasar wilayah yang belum pernah disentuh sebelumnya. Seperti Pakal, Benowo dan kawasan Kedung Cowek.”Kendaraan roda dua masih mendominasi pelanggaran. Jenis pelanggaran yang mendominasi adalah melanggar rambu, marka jalan, dan motor yang tidak laik jalan,” tandas Warih. (iwd/fat)

Biodata

  • Nama :  didin maulana

Alamat : dsn babakan ds panyindangan kec buahdua kab sumedang

rt/rw : 011/003

Tgl lahir : 17 maret 1995

Pernah belajar di : smkn 1 buahdua

Hobby : volley ball

Sodara kandung : 2 bersodara

Nama ibu : titi rohaeni

Nama ayah : tatang

No wa : 081221790321

Alamat blog : didinmaulana.wordpress.com